Disini gue minta maaf sebelumnya kalau blog gue hasilnya kurang maksimal karena gue minggu ini udah mulai sekolah dan sibuk banget sama tugas. Ini aja gue nulis ni blog jam 7 malem. Okey gak panjang lebar gue bicara. Langsung aja. Happy reading and Enjoy!
Baru- baru ini gue disuruh temen gue yang namanya lo tau lah, she's Novida. Dia suruh gue searching di youtube tentang short movie lalin. Tapi waktu pulang gue lupa apa judulnya, yang gue ingat cuma lilan (ini aja udah salah .-.) Karena kaga ketemu besoknya gue tanya lagi sama dia (syukur dia kaga ngamuk :D) Alhasil pulang sekolah gue searching tuh di youtube tentang short movie 'lalin' gue sama sekali kaga ngarti apa yang dibicarakannya, tapi syukur masih ada translate ingris dibawahnya, jadi gue lumayan ngerti :D
Adalah sebuah pemandangan lazim ketika kita melihat orang-orang di satu tempat sibuk berkutat dengan gadget di tangan masing-masing. Entah meng-update status di Facebook, Twitter, Instagram, atau sekadar ber-haha-hihi di Whatsapp, Line, BBM, dan lainnya. (Gak bisa di pungkirin, gue juga lumayan sering seperti ini)
Dibandingkan berkomunikasi dengan orang di sebelahnya, ada kalanya kita lebih senang berinteraksi di media sosial. Sebuah like dan komentar followers atas postingan di media sosial, membuat kita bersorak gembira.
Film pendek yang berdurasi 14 menit, 36 detik ini bersi tentang seorang perempuan yang pada masa SMA menjadi korban bully dan dia juga pernah di bully karna mengobrol dengan laki-laki gendut yang menjadi santa saat chrismas. Setelah ia lulus SMA, ia pindah ke Jepang, dimana tak ada seorang pun yang mengenalnya. Tak akan ada yang bilang dia aneh kalau ia pergi-pergi menggunakan masker.
Kemudian ia merintis (cak elah, merintis :D ) hidup di dunia maya dengan membuat akun Facebook dan Instagram. Sebelum mengunggah fotonya ke media sosial, ia menggunakan aplikasi pengubah wajahnya agar putih, mulus, dan cantik. Lama kelamaan followers dan liker akunnya makin bertambah. Ia cukup bahagia dengan itu. Tapi tak lama kemudian ia berkenalan dengan seorang pria bernama Nut yang cukup tampan.
Seiring berjalannya waktu mereka cukup dekat didunia maya dan Nut pun tiba di Jepang karena ingin menemuinya. Namun, mereka tak bertemu karena Lalin tak bersedia. Tak lama kemudian ia membuka sebuah amplop yang berisi gambar- gambar bulan, ia teringat pada seorang pria ang menggambarnya, dan ia sadar bahwa Nut adalah pria yang dulu dibully karena gendut, tetapi ia sekarang bisa menjadi kurus dan tampan karena kerja keras.
Sekarang ia bahwa masih ada yang lebih penting dibandingkan semua ketenaran, puji dan sanjung di media sosial, yakni interaksi sesungguhnya di dunia nyata.
So guys, menurut gue film pendek 'lalin' ini sangat gue anjurin buat kalian tonton. Agar kalian semua sadar bahwa kehidupan di dunia maya itu kaga berarti di dunia nyata. Pesan gue, mulailah untuk berinteraksi dengan orang lain disekitar kita. Karena smartphone atau media sosial bisa mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Silakan lihat videonya disini
Itu aja dari gue guys! Terima kasih juga buat kalian semua karena telah meluangkan waktunya buat baca blog gue. Jangan lupa buat like and komen jika kalian suka. Pokoknya pantenginterus blog gue setiap sabtu malam jam setengah delapan. See you next week guys!
Jangan lupa kunjungi juga blog temen gue, Sarmut: disini dan Novida: disini

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ReplyDeleteWEBSITE STREAMING DEWASTREAMING.COM
WEBSITE STREAMING NO 1 DI INDONESIA
WEB BLOG NONTON FILM
--------------------------------
============
Casinos Near Me - LuckyClub
ReplyDeleteThese are all found in the Lucky Club Casino. Find the best land based casinos in the UK today. If luckyclub.live you're looking for casinos that offer land based gaming,