Saturday, 26 December 2015

Liburan

Assalamu'alaikum. Hai guys! Balik lagi ke blog gue. You kow lah ini malam apa. Yups! This is sabtu malam.. yeeyy.. Sabtu malam yaitu blog gue update tentang beberapa artikel kehidupan anak sekolah seperti gue B-)
Bagi kalian yang masih anak sekolahan atau mahasiswa gue ucapin selamat berlibur yak! Gue juga lagi libur kok ;) Gimana kabarnya guys? Nilai raport kalian baguskan? Pastinya iya dong! Gue mau cerita seputar liburan gue beberapa hari ini. Gue liburannya gak jauh jauh dari rumah. Gue liburan kerumah nenek dari mama gue selama 4 hari. Kalau kalian tanya berapalama gue diperjalanan, ya mungkin dari Argamakmur ke Seluma sekitar 4 jam+ (Sampai rumah nenek). Kalau orang lain banyak berliburan ke luar kota, lain dengan gue, gue lebih memilih liburan dirumah nenek. Kenapa? Karena gue ingin memanfaatkan waktu bersama nenek gue. Menurut gue, nikmatilah waktu bersama nenek ketika kita masih memiliki waktu tersebut. Aku harap bisa selalu melihat dan bersama nenek bahkan sampai ia melihatku sukses. Jadi, bagi kalian yang masih ada waktu liburan, gue anjurin buat liburan kerumah nenek kalian :) 
Sebenarnya banyak banget rencana yang gue udah siapin untuk liburan ini guys. Tapi ketika hari 'H' rencana banyak dibatalkan :( Ini yang buat gue kesel! Tapi gapapalah, jalanin aja. Gue mau ngucapin maaf buat kalian, karena gue gak punya banyak cerita yang gue sampaikan buat kalian. Karena gue gak punya banyak waktu untuk didepan PC. Gue benar- benar rindu sama sahabat sahabat gue yang tentunya punya kesibukan masing-masing. Itu aja cerita gue guys, emang enggak menarik tapi intinya gue cuma ngingetin kalian agar memanfaatkan waktu kalian sebaik mungkin sebelum kalian tidak memiliki waktu tersebut. 
Terima kasih juga buat kalian semua karena telah meluangkan waktunya buat baca blog gue. Jangan lupa buat like and komen jika kalian suka. Pokoknya pantenginterus blog gue setiap sabtu malam jam setengah delapan. See you next week guys!
Jangan lupa kunjungi juga blog temen gue, Sarmut: disini dan Novida: disini

Saturday, 19 December 2015

Terkadang Kegilaan didalam Persahabatan diperlukan

Assalamu’alaikum. Hallo guys. Balik lagi ke blog gue. Makasih karena kalian udah pantengin terus blog gue.
Dua minggu yang lalu gue udah ceritain kisah persahabatan gue sama teman-teman gue. Kali ini gue bakalan bahas tentang kisah persahabatan Bella, Bella Riska Ivana Syakira. Kisah ini menceritakan tentang persahabatan Bella bersama Mardi, Diona, dan Ardi.
Happy Reading guys, Enjoy!
Awalnya, Ardi kenal sama Mardi dan Diona itu karena mereka bertiga satu kompleks rumah dan juga tentunya mereka satu sekolah dongs. Kemudian, datanglah seorang gadis (bocah :D ) pindahan dari Bandung ketika mereka kelas 1 SD tepatnya waktu semester 1. And you know lah siapa tu bocah? Yups! She’s Bella. Kebetulan mereka juga satu komplekls sama Mardi, Diona, dan Ardi, makanya dari situlah Bella punya teman yang sesama bocah :D Kalian tahulah pindahan dari luar kota biasanya memakai bahasa Indonesia, begitupun Bella. Tetapi bahasa Indonesia yang digunakan Bella lama kelamaan telah dihancurkan oleh mereka bertiga dan menggantinya dengan bahasa Bengkulu. Tetapi Bella sendiri beda sekolah sama mereka bertiga, tapi mereka masih bisa main bareng kok pulang sekolah. Contohnya, Main lompat kodok, sumputan, dan juga lompat kodak. Kalau ditanya jahil mah, semuaanya -,- Mau bukti? Mereka pernah dimarah karena maling jambu ketua RT, terus mereka mandi di sungai sampai sendal hanyur, tapi itu biasalah buat anak kecil :D Mereka jugak punya nama panggilan, Bella =nyoy, Mardi= ndi, Ardi= dudut, Diona= Ona. Oke kayaknya masa kecilnya cukup. Lain ceritanya ketika mereka sudah SMP, sekarang Ardi-lah yang sendiri beda sekolah. Walaupun begitu merekja tetap bisa komunikasi walau jarang ketemu. Karena jarang ketemu mereka akhirnya mengadakan jalan- jalan ke Bengkulu sama-sama. Senang rasanya, mereka bisa jalan-jalan di tengah kesibukan masing masing. Ketika SMA nanti mereka punya rencana masing-masing. rencananya Ardi bakalan SMA di Yogyakarta, Bella di Bengkulu, Diona masih di Argamakmur, Mardi? Belum jelas :D 
Sebenarnya gue agak kecewa karena Bella membatalkan rencananya untuk sekolah pilot di Yogyakarta. Kenapa?karena gue pengen lihat Bella jadi Pilot. you know guys? Bella pernah buat tato pesawat dari spidol di tangannya -,- Semoga aja Bella bisa jadi Pllot dan walaupun engga dari SMA tapikan bisa dari Kuliah. Aamin.. Gue tunggu lo pakai seragam Bel!




Oke guys itu dia ceritanya. Thankyou very much buat Bella yang udah mau ceritain pengalamnya di blog gue. Oh iya. Karena Bella dan teman-teman sudah sahabatan lebih dari 7 tahun. Gue mau ngasih tau ke kalian semua guys, bahwa psikologi mengatakan bahwa "Persahabatan yang terjalin lebih dari 7 tahun, maka persahabatn itu akan berlangsung seumur hidup" Semoga aja bisa bersahabat seumur hidup, Aamin. 

Thankyou juga buat kalian yang udah sempatin buat baca blog gue di sabtu malam ini. Thankyou banget guys. Pantengin terus blog gue setian sabtu malam jam setengah delapan. See you next week!

Saturday, 12 December 2015

O.P.K

Hai guys! Balik lagi ke blog gue. You kow lah ini malam apa. Yups! This is sabtu malam.. yeeyy.. Sabtu malam yaitu blog gue update tentang beberapa artikel kehidupan anak sekolah seperti gue B-)
Malam ini gue bakalan bahas tentang organisasi yang keren banget dari kota gue, Argamakmur. Di sini gue telah mewanwancarai seorang anggota OPK. He’s M. Aziz Amrulah, atau biasa di panggil bang Amru. Dia dulu adalah kakak kelas gue di SMP, tapi sekarang dia udah SMA. Kenapa gue mau wawancara dia? Karena gue udah kenal sama dia dan dia udah 2 tahun di OPK. Okey back to the topic. Gue bakalan kasih beberapa info buat kalian yang penasaran sama organisasi ini. Happy Reading and Enjoy!
1. Apasih kepanjangan OPK?
OPK adalah kependekan dari Organisasi Peduli Kemasyarakatan. Menurut gue sih, dari namanya aja udah nunjukin bahwa ini adalah organisasi yang yang baik buat lo semua.
2. Apakah OPK punya lambang atau logo?
Kalau ditanya ini sih, tentunya ada dong! Ini dia lambangnya guys!

3. Kenapa lambang dari OPK adalah Peace and Boxing?
Kalian pasti penasaran kan? Yup awalnya gue juga penasaran, tapi sekarang gue udah tau jawabannya :D. Peace itu melambangkan kalau mereka cinta damai. Boxing melambangkan mereka tidak suka kekerasan. Sebenarnya kedua itu saling berhubungan tetapi memiliki makna masing masing.
4. Siapa ketua dari OPK?
Ketua dari OPK adalah Bambang Muliaraya atau biasa dipanggil Bembeng. Dia menjadi ketua karena OPK adalah organisasi yang ia buat pada tanggal 18 November 2012 dan semua anggota menyetujuinya.
5. Berapa banyak anggota OPK?
Menurut informasi, anggota resminya sekitar 75 orang dan yang belum resmi juga masih banyak. Kalau digamungi lebihlah dari 100 anggota. (Keren guys!)
6. Kenapa OPK banyak diminati?
Nah, kalau masalah minat, setiap orang punya minat dan visi dan misi yang berbeda dan setiap orang yang masuk juga ditanyakan apa visi dan misinya. Kalau menurut abang Amru, dulu sebelum OPK menjadi sebuah organisasi seperti sekarang, ia ingin merasakan arti sebuah pertemanan dan enaknya berteman, ingin tau apa yang dimaksud dengan 'cara' (istilahnya jadi orang yang bercara), ia juga ingin menambah teman, pokoknya ceritanya panjang dan banyak banget hal yang ia dapatkan saat masuk OPK. Sekarang juga OPK bergerak memajukan Argamakmur.
7. Apa saja sih kegiatan- kegiatan yang dilakukan OPK?
Tentunya banyak sekali kegiatan yang dilakukan, apa saja mereka lakukan dan yang pastinya itu dalah kegiatan positif. Contohnya,penggalangan dana,pengukuhan LRB, dan juga acara seribu lilin di bundaran Argamakmur. Buktinya? Fotnya dibawah guys.


Itu dia guys, sedikit fotonya, maaf foto penggalangan dananya gak tau dimana guys (maaf yak)

Oke guys, itu aja sekilas info dari gue. Semoga OPK bisa memajukan Argamakmur dengan segala kegiatannya (Aamin)Semoga bisa menjadi inspirasi buat kalian guys!
Ada banyak organisasi dan komunitas diluar sana guys, gue disini cuma mau ngasih inpirasi buat kalian agar kalian memilh organisasi atau komunitas yang baik buat kalian dan yang bisa merubah kalian menjadi lebih baik.  Terima kasih banyak buat abang Amru karena sudah mau di wawancara dan meluangkan waktunya. Terima kasih juga buat kalian semua karena telah meluangkan waktunya buat baca blog gue. Jangan lupa buat like and komen jika kalian suka. Pokoknya pantenginterus blog gue setiap sabtu malam jam setengah delapan. See you next week guys!
Jangan lupa kunjungi juga blog temen gue, Sarmut: disini dan Novida: disini

Monday, 7 December 2015

Nasi Goreng


Hai guys, welcome back in my blog! Memang sih hari ini bukan jadwalnya buat update. But, gak masalahkan? Gue pengen ngepost cerpen ini. Oke itu Aja. Happy reading. Enjoy!
 
Seperti biasa jam 7 Aninda telah sampai di sekolahnya yaitu SMAN 1 Argamakmur. Sekolah yang ia cintai tempat ia menimbah ilmu. Aninda adalah anak pemilik kedai nasi goreng terenak di Argamakmur. Tetapi, ketika di sekolah ia tetaplah seorang murid biasa.
“Pagi! Aninda..,” teriak Shinta dari kejahuan.
Aninda menutup mukanya dengan buku yang dipegangnya. Ia malu melihat teman kecilnya itu selalu meneriakinya.
Lalu Shinta menghampiri Aninda.
“Wah, kamu selalu saja menutupi mukamu saat aku memanggilmu ya, hahaha,” kata Shinta seperti tanpa bersalah.
“Ehm, kamu ini tak pernah berubah, berhentilah meneriakiku setiap pagi,” kata Aninda dengan kesal.
Shinta langsung terduduk menutupi mukanya dengan lututnya seperti orang putus asa.
“Jadi aku begitu menyebalkan ya bagimu,” kata Shinta yang masih menutupi mukanya dengan lutut.
“Hehm. Baiklah lakukan saja sesukamu,” kata Aninda pasrah.
“Horayy! Gitu dong.. Kamu memang teman baikku,” kata Shinta yang langsung berubah 180
Aninda hanya menggeleng melihat temannya yang selalu bertingkah aneh itu. Tapi tetap saja ia menyayanginya..
Saat jam istirahat tiba,
Aninda dan Shinta makan di kelas karena mereka membawa bekal.
“Wah, hari ini kamu membawa nasi goreng apa lagi?,” tanya Shinta saat Aninda membuka bekalnya.
“Ini nasi goreng spesial dengan ayam kecap,” jawab Aninda.
“Aku cicip ya,” kata Shinta.
“Silakan saja,” jawab Aninda.
“Hoeee,  masakan buatanmu memang selalu enak,” kata Shinta dengan semangatnya. Aninda hanya tersenyum.
Mereka menghabiskan bekal yang mereka bawa sampai istirahat selesai.
“Kenyangnya, makan siangku selalu spesial karena selalu ada nasi goreng buatanmu,” kata Shinta.
“Entah mengapa aku tak  pernah bosan membuatnya bahkan menyantapnya,” kata Aninda.
Keesokan harinya.
“Pagi! Aninda,” teriak Shinta seperti biasanya.
“Pagi juga,” jawab Aninda.
“Eh kamu sudah tahu belum, dengar dengar nih ya, kita bakalan kedatangan murid baru dari Bengkulu. Kabarnya juga, ia adalah pemilik restaurant sendwich terbesar di Bengkulu,” Shinta bercerita seperti tukang gosip pada umumnya.
“Oh ya. Aku baru tahu,” kata Aninda dengan santainya.
“Kira- kira ia itu cantik atau tidak ya? Ehm pastinya cantik deh. Iya kan Nin?,” tanya Shinta bingung.
“Entahlah. Nanti juga kita bakalan tahu,” jawab Aninda.
Kring!Kring! Bel sekolah berbunyi.
Aninda dan Shinta pergi masuk ke kelasnya begitu pula siswa lainnya.
“Perhatian semuanya! Hari ini kita kedatangan murid baru. Silakan masuk Shera,” kata bu Devi dengan nyaringnya.
Kelas yang sunyi berubah menjadi gaduh melihat Shera berjalan dari luar kelas dengan anggunnya.
“Shera silakan perkenalkan namamu,” kata bu Devi.
“Hallo! Namaku Shera. Saya pindahan dari SMAN 1 Bengkulu. Saya pinda kesini karena pekerjaan ayah saya yang harus segera diselesaikan di kota ini. Saya harap bisa berteman dengan kalian. Sebagai ucapan selamat datang, saya akan membawakan makanan khas restaurant saya,” kata Shera memperkenalkan dirinya.
Kemudian beberapa pelayan masuk ke kelas mereka dan menyediakan sendwich di setiap meja siswa.
“Silakan dinikmati!,” kata Shera.
Semua siswa di kelas tersebut terlihat gembira begitupun guru mereka bu Devi.
Lalu tiba Shera berjalan menghampiri Aninda.
“Hey, lihatlah ia menghampirimu” bisik Shinta pada Aninda. Aninda terdiam.
“ Hai, kamu anak pemilik kedai nasi goreng yang terkenal itu kan?,” kata Shera.
“Ya, ada perlu kamu denganku?,” tanya Aninda. Shera tersenyum.
“Datanglah ke rumahku sore ini, aku sudah menyiapkan semuanya untuk menyambut kedatanganmu,” kata Shera memberikan sebuah alamat lalu pergi dari hadapan Aninda dengan anggunnya.
Cukup lama mereka semua dikelas menikmati hidangan yang diberikan Shera. Setelah semuanya selesai, para pelayan kembali membereskan semua sisa hidangan.
Saat pulang sekolah tiba, sebelum Shera memasuki mobilnya, ia melihat Aninda lalu berkata.
“Aku menunggumu sore ini, jam 3 supir ku akan menjeputmu,” kata Shera lalu memasuki mobilnya tanpa menunggu jawaban Aninda
Sore ini Aninda bersiap- siap untuk pergi lalu menunggu seseorang yang akan menjemputnya. Tak lama kemudian sebuah mobil berhenti dihadapannya dan mempersilahkannya masuk. Aninda masuk ke dalam mobil tersebut.
Saat tibanya di tujuan, Aninda terkejut melihat rumah yang sangat megah. Lalu ia berjalan masuk dan beberapa pelayan mempersilahkan ia duduk di sebuah meja bundar. Tak lama kemudian seorang wanita cantik keluar dengan baju gaunnya. Ia adalah Shera. Shera duduk di hadapan Aninda.
Merekapun berbincang- bincang sambil menyantap hidangan di meja tersebut. Tiba- tiba saja Shera menyampaikan tujuannya mengundang Aninda ke rumahnya.
“Langsung saja, saya mengundangmu kesini untuk menawarkan penawaran spesial padamu. Jual saja kedaimu pada keluargaku. Aku akan membayar seberapa uang yang kau minta. Aku juga akan memberikan lahan untuk kedaimu nanti di Bengkulu. Pokoknya aku harus mendapatkan lokasi itu,” kata Shera dengan tegasnya.
“Tidak! Aku tidak akan pernah memberikan kedai itu padamu,”  kata Aninda dengan tegasnya lalu pergi meninggalkan meja itu.
“Untuk apa kau menyianyiakan penawaran spesial ini. Kau juga masih bisa membuka kedai di Bengkulu,” kata Shera. Kata- kata itu membuat langkah Aninda terhenti. Shera tersenyum sinis.
“Aku bilang aku tidak akan menjual kedai itu. Jika itu yang kau mau, aku menantangmu untuk lomba masakan. Salah satu dari kita harus menjual masakan kita dengan cepat. Jika masakanku terjual lebih cepat maka kau harus berhenti menawarkan tawaranmu itu. Jika sebaliknya, aku akan menjual kedaiku,” kata Aninda dengan tegasnya.
“Baiklah,” jawab Shera.
“Lokasinya di Alun- Alun Rajo Malin Paduko. Waktunya 3 hari lagi saat makan siang,” kata Aninda meninggalkan tempat tersebut.
Beberapa hari kemudian,
Shinta datang ke kedai Aninda. Ia melihat Aninda terpuruk dihadapan bahan bahan nasi goreng.
“Beberapa hari ini kau kelihatan murung. Ada apakah gerangan?,” tanya Shinta.
“Aku tak tahu apa yang harus aku buat,” kata Aninda.
“Bagaimana kau tidak tahu? Kau adalah juru masak terhebat bagiku,” kata Shinta.
“Memang masakan yang kubuat selalu enak. Tetapi itu saja tidak cukup. Aku tidak bisa membuat nasi goreng seperti biasanya.jika itu saja, aku akan kalah. Sendwich buatan shera bisa saja menang karena sendwich bisa diisi dengan apa saja dan orang Argamakmur suka sesuatu hal yang baru,” kata Aninda.
“Sudahlah tak perlu murung. Aku membawakanmu makanan buatan kakakku,” kata Shinta memberi semangat pada Aninda.
Shinta membawakan onigiri buatan kakaknya. Onigiri adalah masakan yang biasa dibuat oleh orang jepang, nasi kepal yang dibuat segitiga lalu dilapisii oleh nori(rumut laut kering).
“ Wah ini memang benar benar enak,” kata Aninda sambil menyantap onigiri tersebut.
lalu ia terdiam melihat onigri tersebut. Lalu timbul ide didalam pikirannya.
Ia langsung bergegas membuat nasi goreng spesial seperti biasa. Lalu ia membentuk nasi goreng tersebut berbentuk onigiri.
Lalu ia menyediakannya pada Shinta.
“Cicipilah!,” Kata Aninda.
“Wah onigiri nasi goreng. Selamat makan,” kata  Shinta.
“Wah ini benar benar enak. Kau memang hebat. Bagaimana bisa terpikir olehmu?,” tanya Shinta.
“Nasi goreng memang biasa tetapi jika disajikan dalam bentuk yang berbeda maka akan lebih menarik, terima kasih ya sudah memberikanku ide,” kata Aninda.
“iya sama –sama,” kata Shinta.


Tibalah hari dimana lomba itu dilaksanakan.
Aninda dan Shera telah tiba di lokasi.
“Mari kita bersaing secara sehat disini,” kata Shera.
“Ya, aku tidak akan kalah,” kata Aninda.
“Aku pun begitu,” kata Shera.
“Baiklah hari ini kita akan mengadakan perlombaan Aninda vs Shera, kalian disinilah yang menentukan siapa pemenangnya. Tidak berlama lama lagi acara kita mulai!,” kata pembawa acara lomba tersebut yang disera oleh Shera.
Aninda dan Shera mulai membuat masakan mereka dan menyusunnya didalam kotak bekal.
Mereka bersaing secara sehat.
Beberapa orang telah membelinya dan memakan bekal tersebut di meja yg telah disiapkan pelanggan.
“Wah ini aku belum pernah memakan nasi goreng dengan bentuk onigiri,”
“Aku juga, terlebih lagi nasi gorengnya benar- benar enak,”
Disisi lain,
“Sendwich benar benar enak, ini bisa diisi dengan bahan apa saja,”
“Betul, ada yang berisi sayur, daging, dan juga buah,”
Awalnya banyak pelanggan yang membeli sendwich. Tetapi pada akhirnya, nasi goreng buatan Aninda lah yang banyak terjual habis.
“Baiklah, sepertinya kita sudah tahu siapakah pemenang perlombaan hari ini, yaitu, Nasi Goreng buatan Aninda,” kata pembawa acara tersebut
Akhirnya Aninda dinyatakan sebagai pemenang.
“Aku mengakui kekalahanku. Aku ucapkan selamat,” kata Shera.
“Iya sama-sama,” jawab Aninda.
“Tetapi bagaimana kau bisa menang melawan sendwichku?,” tanya Shera.
“Orang Indonesia biasanya menyukai sesuatu hal yang baru, makanya kubuat onigiri. Serta orang Indonesia biasanya memakan nasi bukan roti,” Aninda menjelaskan alasannya.
“Oh begitu. Bisa- bisanya aku melupakannya,” kata Shera
“Jadi sesuai perjanjian kau tidak akan menawarkan penawaran itu lagi padaku,” kata Aninda
“Ya, aku akan kembali ke Bengkulu,” kata Shera.
“Bukankah kau baru saja pindah kesini? Bersenang senanglah dulu di kota ini,” kata Aninda.
“ Tidak bisa. Tugasku disini sudah selesai. Aku harus kembali,” kata Shera.
“Baiklah kalau begitu,” kata Aninda
“Semoga kita berjumpa lagi,” kata Shera.

~selesai~

Saturday, 5 December 2015

Sahabat?

Hai guys! Balik lagi ke blog gue. You kow lah ini malam apa. Yups! This is sabtu malam.. yeeyy.. Sabtu malam yaitu blog gue update tentang beberapa artikel kehidupan anak sekolah seperti gue B-)
Malam ini aku akan membuat artikel yg berjudul “Sahabat”
Siapa sih yang enggak punya sahabat? Sahabat kecil maupun sahabat yang baru aja kalian dapat ketika beranjak remaja. Menurut kalian seberapa penting sih sahabat bagi kalian? Pastilah orang-orang selalu menemani kalian disaat senang maupun susah. Kalau kalian pengen ngebuktikan temen yang “katanya” sahabat. Cuba deh kalian uji disaat kalian lagi kesusahan. Kalau dia ada. Berarti dia betul-betul disebut sahabat, bukan “katanya” lagi.
By The Way Anyway Busway. Gue juga punya dong sahabat. Dia itu adalah sahabat kecil ku. She’s Ardita Rahmatusa’diah. Seorang sahabat kecil yang selalu menemani aku dan kembaranku, Ulfa Lutfiah bermain di hari minggu. Tetapi persahabatan kami sempat terpisah 5-6 tahun ketika ia pindah rumah, gue lupa kelas berapa ia pindah, mungkin kelas 1 atau kelas 2 SD, and finally kami bertemu lagi saat SMP. Beruntung, sekolah yang bernama SMPN 1 Argamakmur ini mempertemukan kami kembali. Disana kami selalu bersama. Ketika kelas 7 kami berbeda kelas, tetpi bersebelahan. Kemudian kami berdoa untuk sekelas ketika kelas 8, tetapi harapan itu juga sirna. Tapi itu semua tidak menghalangi persahabatan kami kok J Akhirnya kami pun bisa sekelas ketika kelas 9. Senang rasanya, bisa bertemu setiap hari.


Itu dia foto sahabat kecil gue guys. Untuk Dita, aku ucapin banyak terima kasih, karena selalu menemaniku disaat senang maupun susah, selalu mendengarkan curhatanku. Pokoknya jangan pernah benci aku. Love you ({})
Selain itu kalian tau enggak sih pentingnya bersahabat di jalan Allah? lihat disini guys.
ngomongin tentang bersahabat di jalan Allah. Gue pengen ngucapin terima kasih buat sahabat sahabatku, Bella, Sarmut, Novida, dan Rara. Makasih kalian telah membimbing gue buat jadi lebih baik dan alhamdullillah sekarang gue udah mulai berhijab :) Thankyou guys ({})
Maaf foto Bella dan Rara engga ada. Karena foto gue sama Bella dan Rara, guenya engga pakai jilbab :D 
Gue saranin buat kalian, carilah teman yang bener. Yang bisa buat kalian jadi lebih baik.Bukan terjerumus ke jurang yang sangat dalam. Persahabatan itu bisa dijalin sama siapa aja. ga peduli beda kelas, beda sekolah, maupun beda agama. Selama itu baik, kenapa engga. Tetapi juga jangan cari musuh. Ingat guys! Cari temen yang bener-bener temen itu satu aja susah guys! tetapi kalau sebaliknya cari seribu musuh itu gampang banget! Kelihatannya sebuah kalimat yang simple, tapi kalau dijalani gak sesimple itu guys
Sebenarnya masih banyak lagi sahabat gue dikelas. Amanda,Aninda,Beatrice,Wulan,Viranty,Triyosi, dan masih banyak lagi guys. Love you..
Terima kasih sudah nyempatin waktu buat baca blog gue.
Jika lo suka jangan lupa LIKE jika lo pengen nambahin sesautu ataupun request silakan COMMENT.
Silakan buka lagi blog gue setiap malam minggu atau sabtu malam jam setengah delapan. See you next week guys!


Saturday, 28 November 2015

Pertanyaan Gak Penting

Hai guys, selamat malam mingguan bagi yang merayakan dan sabtu malam bagi yang tidak merayakan, alias J-O-M-B-L-O. Sabar guys, gue juga jomblo kok :’D Terserah jenis Jones nya, jomblo ngenest atau pun happiness. And back to the topic guys.
Dari pada keluyuran gak jelas mending kalian semua pantengin blog gue. Gak dosa kok guys.
Pastinya kalian lagi duduk dan baca blog gue (makasih udah nyempetin waktunya!).
Di sini gue bakalan bahas tentang pertanyaan- pertanyaan yang menurut gue gak penting banget buat diucapkan. Karena terkadang jawabannya terdapatpada  pertanyaan tersebut.
1.      Gimana sih caranya jadi cantik?
Nah, jawaban gue ya simple aja, buat diri lo cantik. Karena semua orang cantik dengan gaya dan cara masing- masing. Ada yang cantik kalau pakai make up, ada yang enggak, ada yang cantik kalau rambutnya terurai, ada yang cantik kalau rambutnya di kuncir dan masih banyak lagi guys. Jadi cantik itu pilihan dan Cuma lo sendiri yang bisa membuat diri lo cantik!
2.      Kapan sih pr gue bisa selesai?
Ini adalah pertanyaan perkataan yang sering keluar dari mulut para pelajar/mahasiswa. Jawabannya adalah pr lo selesai ketika lo selesai ngerjain semua pr lo. Jadi, kalau lo mau cepat selesai, ya ngerjainnya harus cepat. Begitupun sebaliknya, kalau lo lama ngerjainnya, pr itu bakalan lama selesai.
3.      Gimana caranya move on?
Caranya, ya move on!
4.      Gimama caranya biar rajin belajar?
Ya lo harus rajinlah! Kalau lo malas berarti lo rajin malas belajar.
5.      Giamana cara naik motor?
Ini mungkin yang sering lo ucapin. Lo tinggal naik aja tu motor. Anak bayi di duduki di jok motor aja udah naik motor. Masa lo gak bisa?
6.      Gimana caranya biar ‘doi’ ngejar-ngejar gue?
ini mah gampang. Lo tinggal injak kaki doi ataupun melakukan sesuatu yang buat dia kesal, pasti tu doi ngejar lo.

7.      Gimana caranya buat gambar?
Nih gambar!



8.      Udah pulang lo?
Ini pertanyaan nyeselin yang dilontarkan orang rumah ketika lo baru pulang. Jelas- jelas kita udah pulang, tapi masih aja ditanyaain.
Itu aja beberapa pertanyaan dari gue. Mungkin masih banyak lagi pertanyaan yang gak penting di dunia ini. Terima kasih sudah nyempatin waktu buat baca blog gue.

Jika lo suka jangan lupa LIKE jika lo pengen nambahin sesautu ataupun request silakan COMMENT.
Silakan buka lagi blog blog gue sitiap malam minggu atau sabtu malam. See you guys!