Assalamu'alaikum.
Hallo guys! Balik lagi ke blog gue. Kali ini gue bakalan kasih postingan
yang spesial buat kalian, yaitu tentang Paskibraka Nasional. Pada hari
rabu, 24 Febuari 2016, gue telah mewawancarai seorang siswa dari SMA
Negeri 1 Argamakmur yang bernama Madri Septa Alvansa, anggota Paskibraka
Nasional 2015, perwakilan kota Bengkulu. Gue senang banget karena bisa
berkesempatan mewawancarainya. Perlu kalian tahu, gue kesana (SMA)
sendirian, sepupu gue ada urusan sama temannya, kembaran gue kerja
kelompok, dan yang lebih parah gue ngaret banget kesananya karena gue
ada tugas, oke cukup curhatnya. Gue ucapin terima kasih banyak buat kak
Madri yang telah bersedia diwawancarai. Oke gak banyak omong lagi,
langsung aja gue bakalan kasih hasil wawancara gue. Happy Reading and
Enjoy!
Pribadi
1.
Kapan dan
dimana kakak dilahirkan?
Jawab : Kakak dilahirkan di Bengkulu tanggal 21 September 1999
2.
Kakak dilahirkan
dari berapa bersaudara?
jawab : Kakak anak tunggal
Awal Menjadi Paskibraka
Nasional
3.
Bagaimana
awal mula kakak bisa terpilih sebagai Paskibraka Nasional?
Jawab
: Kalau misalnya terpilih atau tidaknya sih gak tau, itukan tim
panitia yang menilai tapi yang jelasnya dari diri kita sendiri sudah ada
yang bisa menjadi aspek penilaian, misalnya tinggi badan, PBB dan sikap.
4.
Bagaimana
sambutan pertama kali yang diberikan oleh keluarga (orang tua,saudara) ketika
kakak terpilih sebagai Paskibraka Nasional?
Jawab : Tentunya orang tua bangga bisa mewakili Provinsi Bengkulu ke tingkat nasional.
5.
Bagaimana
sambutan Pemda Bengkulu atau Bengkulu Utara ketika kakak terpilih sebagai
Paskibraka Nasional yang mewakili Propinsi Bengkulu?
Jawab
: Bengkulu menyambut dengan bangga dan meriah karena ada rakyat atau
siswanya yang bisa nyampai ke Istana Merdeka/ Istana Negara.
6.
Apakah
sebelum kakak pernah ada siswa dari kota Argamakmur yang terpilih sebagai
Paskibraka ke tingkat nasional?Siapa dan angkatan ke berapa?
Jawab
: Kakak yang pertama kali menjadi Paskibraka Nasional dari Argamakmur, tapi
kalau Bengkulu Utara kakak yang kedua, yang pertama dari Lais tahun
1982.
7.
Untuk menjadi
seorang Paskibraka, kakak tentu harus menjalani serangkaian tes, bisa kakak
sebutkan tes apa saja yang kakak ikuti?
Jawab : 1)Test psikotes, psikolog, tentang kepribadian kita.
2) Test jasmani, fisik, push-up, lari, dan pull-up.
3) Test akademik, sama kaya pkn, tentang negara, dan bendera.
4) Test kesenian daerah, jadi kita sebagai paskibraka juga harus membawa daerah.
8.
Apakah kakak
pernah bermimpi untuk menjadi seorang Paskibraka?
Jawab
: Kalau tau paskibraka baru di SMA, kalau di SMP belum mengerti, tetapi
ketika SMA ada cita- cita jadi Paskibraka, tapi belum bisa terbayang
kalau di nasional, cita-citanya masih Pakibraka Provinsi.
9.
Apa yang
akhirnya membuat kakak tertarik untuk menjadi seorang Paskibraka?
Jawab
: Hal yang membuat kakak tertarik adalah ada keluarga yang menjadi Paskibraka, jadi
lebih tertarik mengenal lebih dalam lagi tentang Paskibraka.
10.
Apakah kakak
mempunyai cita-cita lain selain menjadi anggota Paskibraka Nasional?
Jawab : Kalau bisa tembus ke Akpol
11.
Bisa kakak ceritakan
ketika awal pertama kali kakak masuk pendidikan sebagai Paskibraka Nasional?
Jawab
: Kalau awal itu tantingan, pembukaan tentang serikat nasional,
perkenalan dari setiap provinsi, itu awal didiklat Paskibra Nasional
12.
Materi apa
saja yang kakak dapat selama pendidikan sebagai anggota Paskibraka?
Jawab : Materinya sejarah tentang Indonesia, sejarah tentang bendera pusaka dan banyak tentang nasionalisme.
13.
Saat itu
siapa saja yang memberikan materi selama pendidikan sebagai anggota Paskibraka?
Jawab
: Seringnya dari Purna Paskibraka Nasional yang udah kerja, misalnya di
bidang tata negara dan mengisi acara, jadi dia menjelaskan tentang tata
negara, yang sudah menjadi sejarahwan itu menceritakan lagi tentang
bendera dan ada juga yang sudah menjadi model, menceritakan tentang tata cara
makan.
14.
Apa yang
kakak rasakan ketika kamu pertama kali masuk Istana Presiden?
Jawab
: Tentunya kakak senang, karena tidak semua orang bisa menginjak
Istana, jadi waktu baru masuk, kaya' masih seperti mimpi, padahal nyata.
15.
Pada tanggal
berapa kakak dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Nasional?
Jawab : Pada tanggal 14 Agustus 2015, tiga hari sebelum pengibaran
16.
Oleh siapa kakak dikukuh sebagai Paskibraka
Nasional?
Jawab : Kami dikukuhkan langsung oleh Presiden Ir. Hj. Joko Widodo
17.
Apa yang
kakak rasakan ketika langsung bertatap muka dengan Presiden?
Jawab : Tentunya, kakak bangga, senang, bisa menatap langsung muka dan salam langsung dengan Presiden
Bendera Pusaka
18.
Apakah kakak
sempat melihat bendera pusaka jahitan Ibu Fatmawati?
Jawab : Iya, sempat. Karena sesudah pengukuhan, kami ada dipandu untuk melihat bendera pusaka.
19.
Bagaimana
keadaan bendera pusaka saat waktu kakak lihat?
Jawab
: Sudah tua, sudah lecet, udah gak tau warna merah sama putih, warnanya
udah coklat. Udah digulung terus ditutup sama kaca kedap udara. Jadi
udah disimpan diruangan khusus, cuma beberapa orang aja yang bisa
melihat. Setiap tahun ruangan itu dibuka untukdilihat Paskibra Nasional.
20.
Perasaan apa
yang ada di diri kakak ketika melihat bendera pusaka?
Jawab
: Pastinya, merinding lah dek, itukan dijahit sama Ibu Fatmawati
dari Bengkulu. Jadi itu jahitannya anak Bengkulu. Ada senangnya, bangga,
merinding, karena mengandung aura mistis lah dan di dalam ruangan itu
ada bendera dan lukisan Ibu Fatmawati, jadi agak merinding melihat
bendera pusaka.
21.
Kakak dipilih menjadi tim Sadewa atau Nakula?
Jawab : Nakula, kakak tim nakula paskibraka. Nakula dipercaya untuk penurunan, dari kakak main sore untuk penurunan bendera.
22.
Adakah
kejadian-kejadian diluar perkiraan / insiden kecil pada saat upacara
berlangsung?Jika ada bisa sedikit diceritakan kejadiannya?
Jawab
: Jadi insidennnya itu bukan dari kami paskibraka, tetapi dari Wakil
Presiden Jusuf Kalla. Pak Jusuf Kalla itu tidak hormat waktu bendera
dinaikkan, itu insidennya. Tetapi, kalau dari paskibrakanya Alhamdullah gak ada
kesalahan.
23.
Apa perasaan kakak ketika ikut dalam Pakibraka
Nasional saat di lapangan Istana?
Jawab
: Perasaan? Itu, takut salah, gugup dilihat sama orang, kalau biasanya
latihan kan gak seramai itu penontonnya. Waktu tampil, deg-degan, takut
salah, kalau salah pastinya malu, semua acara televisi pasti tahu.
Kegiatan Di sekolah
24.
Bagaimana
dengan kegiatan belajar disekolah saat kakak menjadi Paskibraka?
Jawab
: Jadi, waktu ikut paskibraka nasional itu kurang lebih diklatnya satu
setengah bulan, jadi pelajaran di sekolah ditinggalkan dulu. Jadi pulang
dari diklat langsung menyesuaikan, tapi guru juga bisa menyesuaikan/
tahu kalau misalnya ikut diklat.
25.
Bagaimana
tanggapan teman-teman, guru-kakak disekolah ketika kakak menjadi Paskibraka
Nasional?
Jawab
: Tentunya bangga, guru-guru kadang ada yang mau menitip oleh-oleh atau
minta sampaikan apa sama Pak Jokowi, tapi cuma main-main aja. Tapi
tetap aja yang kelasnya sekolah bangga ada Paskibraka Nasional. Waktu
pengibarankan nama sekolah disebut. Nama, asal provinsi, nama orang tua,
dan asal sekolah, jadi bangga sekolah.
26.
Setelah
mengibarkan duplikat bendera pusaka, kakak dan teman- teman Paskibraka lainnya
menjadi Duta Belia yang diutus ke berbagai negara, negara mana yang kakak
kunjungi saat itu?
Jawab:
Kami dipercayakan menjadi Duta Belia untuk Malaysia, padahal rencananya
mau dibawa ke Yunani. Tapi karena rupiah lagi jatuh, jadi kami diutus
ke Malaysia saja. Duta Belia itu semuanya cuma ke Malaysia. Nanti itu di
KBRI, kedutaan besarnya, kita disuruh mempromosikan daerah kita,
mempromosikan Indonesia. Kakak menceritakan tentang Bengkulu, danau
Dendam Tak Sudah, tentang Bengkulu lah
27.
Berapa lama
kakak berada di negara tersebut?
Jawab : kira-kira satu minggu
28.
Selama di
luar negeri, tempat apa saja yang kakak kunjungi?
Jawab
: Kalau mengunjungi, pastinya satu negara sudah kami kunjungi, karena
itu wajib. Jadi satu negara Malaysia itu, tempat wisatanya, tempat-
tempat intansi ngaranya kami kunjungi.
29.
Bagaimana
tanggapan orang diluar sana tentang Paskibraka?
Jawab
: Mereka melihat Pakibraka udah gak kaget lagi, karena kita di kedutaan
besar untuk Malaysia ada pengibaran juga. Jadi setiap tanggal 17
Agustus, ada yang mengibar disana. Jadi oarang- orang Indonesai yang
tinggal di Malaysia, dikumpulkan untuk mengibar disana, jadi pakai baju
kaya' paskibraka juga. Karena juga ada dari provinsi lain yang
paskibranya liburan kesana.
30.
Selama
menjadi Duta Belia, adakah misi khusus yang diemban oleh Paskibraka atau hanya
sekadar rekreasi saja?
Jawab
: Yang jelasnya, penyegaran. Tapi, misi utamanya, seperti tadi itu,
mempromosikan daerah, mengenalkan Indonesia pada negara lain.
Hubungan Dengan Anggota
Paskibraka Lainnya
31.
Apakah kakak
masih berkomunikasi dengan teman-teman Paskibraka Nasional 2015?
Jawab
: Alhamdulillah masih. Kami memiliki grup. Kakak punya teman dekat itu
dari Sumatera Selatan, palembang. Tapi dia anak asrama, jadi pulang dari
sana dia gak boleh lagi megang ponsel, jadi enggak bisa menghubunginya
lagi.
32.
Kakak merasa sedih
ketika Kakak harus berpisah dengan teman-teman seperjuangan di Paskibraka
Nasional?
Jawab
: Tentunya masih sedih dek. Sebulan lebih, rasanya berpejuang bersama
mengibar. Sekarang aja kalau lihat foto-foto di laptop, kaset-kaset kami
selama diklat itu masih sedih, masih suka kepikiran, masih mau balik
diklat lagi.
33.
Diantara
semua anggota Paskibraka, adakah salah satu yang kakak anggap sebagai teman
dekat/sahabat?
Jawab
: Yah itu tadi, teman sekamar dari Sumatra Selatan, Rahmat Kurnia
Ahyan. Jadi kalau ngobrol di kamar, enggak pakai bahasa Indonesia,
karena masih masuk bahasanya. kalau yang lain pakai bahasa Indonesia
34.
Apakah kakak
mendapat penghargaan dari instansi – instansi terkait?
Jawab
: Tentunya ada, dari Kemenporanya ada, dari Dispora Bengkulu ada, dari
intansi Bengkulu Utara juga ada. Berupa Piagam dan uang. Kalau piala gak ada,
karena paskibraka kan orangnya banyak.
35.
Kejadian apa
yang kakak tidak akan lupakan disaat kakak menjadi seorang Paskibraka?
Jawab
: Kalau kakak kan Pasibraka Nasional, yang gak bisa kakak lupakan itu
ketemu orang se-Indonesia secara langsung, melihat care mereka
berbicara.
36.
Apakah kakak
merasa puas dengan hasil yang telah dicapai sebagai Paskibraka Nasional?
Jawab
: Tentunya puas, gak semua orang bisa ke sana. Walaupun hanya menjadi
pasukan 17, main sore, yang terpentingkan kita harus tetap bersyukur.
Bukan gampang bisa nyampai ke nasional, perlu mengalahkan ratusan orang.
37.
Kabarnya saya
dengar banyak anak-anak Paskibraka Nasional ketika pulang kedaerah
masing-masing menjadi sombong karena merasa dirinya yang paling baik dari
anggota Paskibraka didaerahnya, apakah benar pernyataan itu?
Jawab
: Itu tergantung pada dirinya masing- masing, kalau mereka menaruh
dirinya lebih bagus daripada orang lain, itu pastinya sombong. Tapi
kalau misalnya kita menaruh diri kita dengan tittle yang sama, ada yang
nasional, provinsi, kabupaten. Kalau kakak sih menganggapnya sama, tapi
terkadang orang lain aja yang minder sama kakak.
38.
Setelah SMA
kamu berencana melanjutkan kuliah kemana?
Jawab : Kalau kuliah sih enggak, mau langsung test polisi.
39.
Sebagai penutup,
adakah pesan yang ingin kamu sampaikan untuk para generasi muda sekarang?
Jawab
: Yang jelasnya, raih kesuksesan yang anda inginkan, tetapi untuk
mencapai kesuksesan gak ada jalan pintas, harus mengikuti prosesnya.
Oke guys, itu aja dari gue untuk blog minggu ini. Gue ucapin banyak terima kasih untuk kak Madri dan juga untuk kalian semua yang selalu pantengin blog gue. Jangan lupa Like, Komen, and Share. See You Next Time!